Tidak seperti yang ditakutkan oleh beberapa kalangan, Chris John tetap juara WBA, sesuai peringkat terakhir (bulan Juli) di situs WBA (silakan klik di sini untuk melihat daftar peringkat WBA yang terakhir (bulan Juli), yang baru saja dirilis.Sekedar menyegarkan ingatan, Chris John sempat ramai jadi bahan pembicaraan ketika memutuskan tidak melakukan timbang badan menjelang melawan penantangnya Jackson Asiku dari Uganda. Kubu Chris John beralasan bahwa pertarungan yang akan dilakoni adalah pertarungan non gelar, karena pertarungan WBA sudah batal, menyusul kegagalan kubu penyelenggara menyediakan uang muka dan bank garansi sejumlah masing-masing 50% seminggu sebelum pertandingan. Namun karena pihak WBA (supervisor dan para wasit/hakim) sudah tiba, maka terjadi kemelut dan kontroversi bahwa gelar Chris John akan dicabut oleh WBA. Namun ternyata mimpi buruk tersebut tidak terjadi.
Yang masih tanda tanya adalah siapa lawan wajib Chris John, karena bulan September Oktober ini adalah masa jatuh tempo, setelah Chris mengalahkan penantang wajib Roinet Caballero bulan Januari lalu di Jakarta. Peringkat No. 1 adalah lowong, peringkat 2 Jose Cheo Rojas, peringkat 3: Yuriorkis Gamboa (Kuba) dan peringkat 4: Hiroyuki Enoki (Jepang).
Pertandingan melawan Enoki yang disebut-sebut sebagai lawan wajib pada 16 Oktober ini batal, dan menurut kabar digeser ke bulan November. Namun, mengingat peringkat Enoki 'hanya' peringkat 4, mungkinkah dia merupakan lawan wajib bagi Chris John? Bulan Maret lalu, Enoki memang melakoni pertarungan eliminasi WBA melawan Takahiro Aoh untuk menentukan lawan wajib kelas bulu WBA di Tokyo, namun hasilnya seri. Aoh sendiri akan bertanding di versi WBC memperebutkan gelar lowong kelas bulu melawan Oscar Larios dari Meksiko. Gelar kelas bulu WBC lowong setelah ditinggalkan sang juara asal Venezuela yang berdomisili di Jepang, Jorge Linares, yang naik ke kelas bulu super.
No comments:
Post a Comment