
Duel pertama mereka terjadi pada bulan Juli 2008, saat itu Cotto tampil sebagai juara bertahan kelas welter WBA. Cotto tampil sangat dominan dio awal ronde. Jab-jabnya sangat menyengat serta mendaratkan beberapa kombo keras, sungguh sangat merepotkan Margarito. namun Margarito mampu bangkit di pertengahan ronde, hingga membuat hidung Cotto bercucuran darah. Margarito terus mengejar Cotto yang semakin tak berdaya, hingga akhirnya masuk ronde 11, Cotto terpojok di tali ring dengan bersimbah darah, dan terjatuh dengan lutut menyentuh kanvas. Cotto bangkit, dan Margarito siap "menghabisi" Cotto, untung sekondan Cotto bertindak tegas dengan melempar handuk tanda menyerah demi keselamatan jiwa Cotto.
Selain di atas, semua juga pasti ingat, kedua petinju papan atas ini pernah dipermalukan oleh legenda Filipina, Manny Pacquiao. Pada November 2009, Cotto yang saat itu tengah dilanda krisis dengan pelatihnya, harus "lari" menjaga jarak dari serbuan beruntun Pacquiao, sebelum akhirnya menyerah TKO roinde 12. November 2010, giliran Antonio Margarito yang harus lintang pukang dikejar dan dihajar oleh Pacquiao, dan harus memendam kekalahan angka mutlak dari Pacquiao.
Untuk pertarungan kedua ini, banyak pengamat meragukan kesiapan mental dan fisik Margarito, akibat absen 13 bulan sejak ditundukkan Pacquiao. Bahkan sejak pertandingan pertama dengan Cotto di tahun 2008, Margarito hanya bertarung tiga kali: Kalah dari Shane Mosley, menang angka atas Roberto Garcia dan kalah angka dari Pacquiao. Sedang Cotto terus aktif dan memetik kemenangan penting atas Joshua Clottey, Yuri Foreman dan Ricardo Mayorga, selain kekalahan memalukan dari Pacquiao, tentunya.
Wajar, meski menang TKO atas Cotto di pertarungan pertama mereka, Margarito kali ini tidak diunggulkan untuk memenangi pertarungan ulang keduanya yang akan berlangsung di Madison Square Garden, New York, New York, United States, 3 Desember 2011. RCTI juga berencana menyiarkan langsung pertarungan bergengsi ini pada Minggu pagi (4 Des), mulai pukul 11.00 WIB.
Pengamat dan analis boleh meramalkan hasil apapun, termasuk Anda. Namun yang menentukan adalah Sabtu malam waktu Amerika atau Minggu pagi/siang di Indonesia. Jika meminjam istilah anak Medan, "Ini tinju, bung!" Segala sesuatu bisa terjadi di ring tinju. Seperti halnya Danny Green yang mengira memilih lawan lembek dari Polandia, namun justru menyerah TKO 11 dari Krzysztof Wlodarczyk.
23 comments:
halah rcti lg rcti lg.
menyebalkan. knp kok gk tv one????
semoga tvone menyiarkan mares vs agbeko
hahaha.. setuju dengan judulnya, duel dua pecundang! akal2an om bob aja tuh.. kek ga ada petinju lain aja buat sicotto
Dari jadwalnya yg jam 11 siang aja udh terlihat gak niat buat memanjakan pecinta tinju.
Hak siar Mares vs Agbeko dipegang oleh showtime...sangat jarang Tvone meliput showtime seingat saya hanya sekali itupun karena pertandingan besar, selebihnya HBO.
Entah itu kemenangan KO atau angka yg pasti akan menjadi milik Cotto....Margarito setelah melawan Mosley memang semakin meragukan....mungkin Margarito akan bertarung sama spt Mayorga saat melawan Cotto yg bertarung tanpa persiapan yg memadai sehingga menampilkan kwalitas teknis yg sangat pas2an..jika sdh seperti ini memang uanglah yg menjadi tujuan utama.
PLEASE JANGAN DI RCTI, PLEASE JANGAN DI RCTI......TVONE WE VERY VERY VERY NEED YOU!!!!!!!!!!!!!
Selain cuma kejar setoran, komentator rcti juga jauh dari layak untuk mengkomentari pertandingan dunia (maaf).
Kita berterimakasih RCTI mau menayangkan pertandingan2 besar belakangan ini, tapi mohon mutu siaran diperbaiki. Jangan asal kejar setoran.
Atau kalau menyiarkan partai tambahan tidak dimungkinkan, harap beberapa partai bisa disiarkan ulang.
kemarin kalo tdk salah ada member box.indo yg mengatakan hak siar HBO dipegang oleh rcti...apakah benar itu.??..mungkin teman2 ada tahu.??
Kalo komentator rcti yg anda maksud....dia juga dipakai oleh Globaltv jika meyiarkan pertarungan2 yg diselengarakan di eropa...tdk tahu kriterianya spt apa bisa dipakai oleh dua stasiun televisi.
sayang tidak ada yg memakai Bung Syamsul Anwar lg sbg komentator...tata bicaranya jelas,ulasan teknisnya pun mumpuni selain itu Bung M.Nigara juga sangat baik dlm memberikan ulasan......ketiga yg terbaik mungkin Bung Aryo jika ada stasiun tv yg "sudi" menyewanya sbg komentator....hehehe
ada banyak pertandingan menarik tgl 4 nanti, dikelas berat ada alexander povetkin vs cedric bosswel sama robert helenius vs dereck chisora. Semoga TV One menyiarkan pertandingan kelas berat ini
Oh ya..saya paling setuju neh, kalo bung Aryo dan bung Jeff diduetkan untuk tampil membawakan acara tinju di TV..Pasti seru dan ulasannya menarik..
Menurut saya sebenarnya bagus apabila ada banyak stasiun tv yang mau menyiarkan siaran langsung tinju luar negeri. Ini dapat meningkatkan animo masyarakat terhadap tinju. Terlepas dari segala kekurangannya, RCTI turut berjasa memajukan tinju Indonesia dengan siaran tinjunya, apalagi RCTI adalah salah satu stasiun tv yang memiliki cukup banyak pemirsa setia di Indonesia. Kita berharap makin banyak penggemar tinju di Indonesia melalui siaran2 ini, dan mudah2an makin banyak stasiun tv berlomba-lomba menyiarkan tinju.. Nah, makin banyak stasiun tv, otomotis butuh makin banyak komentator..ini peluang buat bung Aryo neh..
Menurut saya sebenarnya bagus apabila ada banyak stasiun tv yang mau menyiarkan siaran langsung tinju luar negeri. Ini dapat meningkatkan animo masyarakat terhadap tinju. Terlepas dari segala kekurangannya, RCTI turut berjasa memajukan tinju Indonesia dengan siaran tinjunya, apalagi RCTI adalah salah satu stasiun tv yang memiliki cukup banyak pemirsa setia di Indonesia. Kita berharap makin banyak penggemar tinju di Indonesia melalui siaran2 ini, dan mudah2an makin banyak stasiun tv berlomba-lomba menyiarkan tinju.. Nah, makin banyak stasiun tv, otomotis butuh makin banyak komentator..ini peluang buat bung Aryo neh..
OH MY GADH BUNG MAX RCTI ITU KONTRAKNYA DENGAN TOPRANKTV DARI TOPRANK PROMOTION KARENA ITU SEMUA YANG DISIARKAN PETINJU TOPRANK BAIK DI HBO ATAU SHOETIME
Hahahahahaahh.. Sy jd komentator di boxing-indonesia aja diserang sana-sini, apalagi jd komentator di TV, bisa2 kl jengkel liat sy TV-nya yg dipecahin! Hahahaha..
Ya mudah2an aja bnyk stasiun TV yg menyiarkan tinju, baik tinju lokal maupun tinju dunia, agar tinju Indonesia bisa berprestasi kembali. ;)
Aryo Sulkhan
Saya jadi komentator? Hahaha apalagi sama bung aryo, bisa2 cuma ngledekkin jamed terus... Hahaha
JP
jika sy jd presiden Bung Jeff akan sy jadikan menteri olahraga dan bung Aryo jd ketua KONI. gmn???? setuju gak??? Demi kemajuan tinju Indonesia.
gak mungkin bung aryo jadi ketua KONI
nanti catur pun bisa shodown then knockdown
Jorge Arce, mau naik ke kelas bulu..Layak untuk melawan CJ.
argh kenapa RCTI mimpi apa saya semalam
Judulnya kacau. Masa pecundang sih. Ini pertandingan menarik karena pada kekalahan Cotto pertama kali si margArito disinyalir pake illegal wrap. Yg pecundang aslu tuh si chris john noh, Mau lawan gamboa aja maju mundur terus, pengecut.
Yang bener itu gamboa juga takut kalo ketemu cj.kalo gamboa berani samperin aja cj di indo pasti deal tuh.hahahaha
Emang bro. Cj kan dah bilang kalo mau lawan Gamboa, tapi di indo. Ga mau di negara laen :p gimana nih
Asalkan bayarannya cukup dimana aja boleh, pasti deal..Tinju pro kan masalahnya fulus aja.. Buatlah proposal yang menguntungkan kedua petinju, saya yakin pertarungannya pasti jadi..Mau CJ lawan Gamboa, Salido, Juanma, Jhonny Gonzalez, Caballero..ato siapa aja..
Iya bro masalah fulus. Tapi kalo lawan CV nya gitu2 aja ya berat kali mau ngincer fulus. Bandingin ama mayweather yg CV nya kalah ama CJ, tapi sekali tanding bisa dapet USD20 juta. Jadi inget si marquez waktu ke indo lawan cj cuman dapet USD35ribu, dah gitu kalah kontroversial pula.
Post a Comment